Beranjak pada kesadaran dan keinginan unuk meningkatan kualitas sumbe daya manusia khususnya kualitas professional Kepala sekolah Dasar, yang pada gilirannya bermuara pada upaya peningkatan kualitas pendidikan di sekolah dasar, sehinga keberadaan dan peranan KKKS Bermutu akan menghasilkan sumber daya manusiaa yang berkualitas.
Rekomendasi
Untukmenngkatkan pelaksanaan kegiatan program KKKS Bermutu, maka disarankan :
a.Pada jajaran Instansi terkait untuk secara kosisten dalam merealisasi pelaksanaan Program Bermutu.
b.Bagi Kepala Sekolah peserta program tersebut perlu berbenah diri untuk meningkatkan profesionalisme dalam meningkatkan kinerjanya.
A.Strategi danMetode Pelaksanaan KKKS Program Bermutu
a.Pendekatan dalam Model KKKS ProgramBermutu
1.Proses belajar terstruktur dan mandiri di KKKS Program Bermutuselama 16 minggu, 6 X tatap muka dengan dosen LPTK dan 9 X tatap muka dengan pemandu atau Tutor Daerah dan 1 kali dengan Nara Sumber dari Widya Iswara.
2.Dirancang untuk menggunakan semua paket pembelajaran yang sudah ada dan sudah dikembangkan oleh Pemerintah maupun Lembaga Donor (Lesson Studyapproach, CLCC, DBE2, NTTPEP, MBE, UT, HYLITE, dll.) secara terintegrasi untuk meningkatkan kompetensi Kepala Sekolah.
3.Diwadahi oleh website sebagai tempat repositori materi berbentuk digital dan forum diskusi virtual antar Kepala Sekolah, dan dengan tutor/Kepala Sekolah pamong
b.Model Belajar KKKS Program Bermutu
1.Model belajar bagi Kepala Sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesionalnya secara kolaboratif melalui kajian pembelajaran yang komprehensif dan berkelanjutan menuju terciptanya komunitas belajar.
2.Model penerapan penelitian tindakan sekolah oleh Kepala Sekolah yang diarahkan pada upaya pemecahan masalah atau perbaikan pembelajaran.
3.Dimulai dari kajian pembelajaran, identifikasi masalah, penyusunan rencana tindakan, pelaksanaan tindakan dan observasi, pengumpulan dan analisis data, refleksi dan tindak lanjut, serta pelaporannya
c.Metode Pelaksanaan KKKS Program Bermutu
1.Ceramah bervariasi
2.Diskusi
3.Tugas terstruktur
4.Tugas mandiri
5.Brainstorming
B.Materi Kegiatan
Hal- hal yang sangat mendesak dan segera dicarikan pemecahan masalah antara lain mencakup materi :
a.Bidang Kurikulum
1.Pengembangan KTSP
2.Pengembangan Model Pembalajaran
3.Pengembangan Media Pembalajaran
4.Pelatihan Induksi Guru
5.Penilaian Kinerja Guru (PK Guru)
b.Bidang Keilmuan
1.Penilaian Berbasis Kelas
2.Pelatihan MBS
3.Case Study, Kajian Teoritis,Lesson Study
4.Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah/ Supervisi Klinis.
c.Bidang Penelitian di Sekolah
1.ICT, PTK, PTS
2.On-Service ke Gugus
3.Srudy Visit/ Best Pactice
4.Pengembangan Keprofesian Berjelanjutan (PKB)
C.Peserta
Peserta berasal dari 56 Kepala Sekolah yang berasal dari 4 KKG reguler dengan jumlah masing-masing KKG 11 Sekolah dasar dan 1 KKG berisi 12 Sekolah Dasar.
D.Nara Sumber/ Instruktur/ Kepala Sekolah Pamong
Diambil dari nara sumber / instruktur / Kepala Sekolah pamong sesuai dengan kepakarannya dan memenuhi syarat- syarat di bawah ini :
a.Kepala Sekolah pamong yang mengikuti TOT di LPMP
b.Pengawas TK/SD yang kompeten dalam Program Bermutu
c.Widyaiswara LPMP
d.Dosen LPTK
e.Pemandu Minimal berijasah Strata 1 atau Diploma IV berakta
E.Tempat Kegiatan
Tempat pelaksanaan KKKS Program Bermutu UPTD Pendidikan Kecamatan Wanasari di SD Negeri Klampok 01 Sekolah Inti di salah satu Gugus KKG di Kecamatan Wanasari.
F.Rencana Monitoring dan Evaluasi
Rencana monitoring dan evaluasi dilaksanakan sejak persiapan, saat pelaksanaan kegiatan dan pada akhir program
H.Rencana Pelaporan
Rencana pelaporan dilaksanakan pada saat awal kegiatan, dilanjutkan pada laporan bulanan dan dirangkum dalam laporan tengah tahun serta pelaporan keseluruhan kegiatan pada akhir tahun.
Pelaksanaan Program
dan Kegiatan KKKS Kecamatan Wanasari, selama 1 tahun terakhir melaksanakan
kegiatan KKKS melalui pembinaan secara terus menerus.
Program Kegiatan
KKKS Kecamatan Wanasari yang telah dilaksanakan sebagai berikut :
·Program 1 : Identifikasi
masalah pengelolaan dan kepemimpinan sekolah yang dihadapi.
Tujuan : Mengidentifikasi masalah kinerja dan tugas
Kepala Sekolah.
Hasil Kerja : Identifikasi tugas dan
kinerja Kepala Sekolah.
·
Program 2 : Pengelolaan
managemen Kepala Sekolah.
Tujuan : Meningkatkan kemampuan Kepala Sekolah dalam
menyusun dan mengelola program sekolah.
Hasil Kerja : Tersusunnya program
sekolah jangka pendek.
·
Program 3 : Pendalaman
kemampuan Kepala Sekolah sebagai educator.
Tujuan : Meningkatkan kemampuan Kepala Sekolah dalam
bidang educator.
Hasil Kerja : Meningkatnya kemampuan
Kepala Sekolah dalam membimbing, mengembangkan dan memberi contoh yang baik
serta tersusunnya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mapel yang diampu.
·
Program 4 : Pengelolaan
administrasi sekolah.
Tujuan : Meningkatkan kemampuan Kepala Sekolah dalam
mengelola administrasi.
Hasil Kerja : Tersusunnya bentuk
administrasi keuangan sekolah.
·
Program 5 : Pengelolaan
administrasi sekolah.
Tujuan : Meningkatkan kemampuan Kepala Sekolah dalam
mengelola administrasi.
Hasil Kerja : Tersusunnya bentuk
administrasi inventaris barang.
·
Program 6 : Penyusunan
program supervisi.
Tujuan : Meningkatkan kemampuan Kepala Sekolah sebagai
supervisor.
Hasil Kerja : Tersusunnya program
supervisi.
·
Program 7 : Pengembangan
visi dan misi sekolah.
Tujuan : Mengembangkan kemampuan dalam menyusun visi
dan misi sekolah.
Hasil Kerja : Tersusunnya kriteria
penyusunan visi dan misi sekolah.
·
Program 8 : Penerapan
inovasi program sekolah.
Tujuan : Menerapkan gagasan-gagasan baru dalam
pengembangan program sekolah.
Hasil Kerja : Mampu menerapkan
gagasan-gagasan baru dalam mengembangkan program sekolah.
·
Program 9 : Kemampuan
Kepala sekolah sebagai motivator.
Tujuan : Meningkatkan
kemampuan Kepala Sekolah dalam menyusun program penghargaan dan sangsi bagi
guru.
Tersusunnya SK
Kepala Sekolah tentang pemberian penghargaan guru berprestasi.
Hasil Kerja : penghargaan guru
berprestasi.
·
Program 10 : Seminar
hasil desiminasi kegiatan pemberdayaan KKKS tingkat KecamatanW anasari.
Tujuan : Meningkatkan kwalitas sumber daya manusia
Kepala Sekolah Dasar di Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes.
Hasil Kerja : Terlaksananya system
pembinaan professional yang merata.
B. Kwalitas Program
Dari hasil identifikasi/ temuan di
lapangan serta telah dianalisa menurut skala prioritas untuk segera diusahakan
pemecahan masalah antara lain :
1.Pengelolaan dan kepemimpinan
sekolah yang dihadapi.
2.Pengelolaan manajemen Kepala Sekolah
3.Pendalaman kemampuan Kepala
Sekolah sebagai educator.
4.Kemampuan Kepala Sekolah dalam
membimbing tersusunnya rancana pelaksanaan pembelajaran.
5.Pengelolaan Administrasi
Sekolah
6.Penyusunan program supervisi
7.Pengembangan visi dan misi
sekolah
8.Penerapan Inovasi Program
Sekolah
9.Kemampuan Kepala Sekolah
sebagai motivator.
C. Strategi dan Metode Pelaksanaan Strategi dan metode pelaksanaan
program dalam kegiatan KKKS antara lain dengan menggunakan :
a.Strategi Pembelajaran
vDilaksanakan dengan sistem
Kelompok Kerja Kepala Sekolah.
vDilanjutkan / ada pertemuan
seluruh KKKS sharing dan menerima informasi pendidikan dari pamong
kepala sekolah, LPTK dan Widyaswara
b.Metode Pembelajaran
vMetode Diskusi
vMetode Pemberian Tugas
vMetode Pemecahan Masalah
D.Frequensi Kegiatan per
tahun
Rencana pelaksanaan kegiatan
KKKS dilaksanakan sebanyak 16 kali pertemuan
E.Keterlibatan Peserta/
Kelompok Kerja
KKKS CERDAS Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes diikuti 56
Kepala Sekolah yang berpangkalan pada 5 Gugus
Kelompok Kerja Guru di Wanasari.
F.Sumber Dana
Biaya pelaksanaan KKKS
Cerdas berasal dari APBD, dan sumber dana yang tidak mengikat.